LAPORAN PRAKTIKUM
FISIOLOGI TUMBUHAN
(DIFUSI DAN
OSMOSIS)
OLEH:
SALIM
(NPM
: 096512327)
KELAS : 5D
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
PEKANBARU
2011/2012
A.
Tujuan
Pratikum
1.
untuk mengetahui secara langsung tentang terjadi proses
difusi dan proses osmosis.
2.
untuk mengetahui proses difusi dan osmosis dalam makluk
hidup, khususnya pada tumbuhan.
3.
mampu menjelaskan proses difusi dan osmosis
B.
Landasan
Teori
Difusi adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya
suatu zat dalam pelarut dari
bagian berkonsentrasi tinggi ke
bagian yang berkonsentrasi rendah. Contoh yang sederhana adalah pemberiangula pada cairan teh tawar. Lambat laun
cairan menjadi manis. Contoh lain adalah uap
air dari cerek yang berdifusi dalam udara.
Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang
lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Membran semipermeabel harus dapat
ditembus oleh pelarut, tapi tidak oleh zat terlarut, yang mengakibatkan gradien
tekanan sepanjang membran. Osmosis merupakan suatu fenomena alami, tapi dapat
dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan
konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Gaya per
unit luas yang dibutuhkan untuk mencegah
mengalirnya pelarut melalui membran permeabel selektif dan masuk ke larutan
dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor. Tekanan osmotik merupakan
sifat koligatif, yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat
terlarut, dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri.
C.
Rumusan Masalah
1.
Apakah suhu
berpengaruh terhadap penyebaran zat warna?
2.
Apakah air yang
diberi warna berpengaruh terhadap garam yang ada didalam kentang yang telah
diberi garam?
3.
Apakah pada air biasa
dan air garam berpengaruh terhadap massa dan tekstur permukaan pada kentang?
4.
D. Hipotesis
H1 = Ada pengaruh laju penyebaran dengan kecepatan zat
pewarna
E. Alat
dan Bahan
·
Alat :
-
Pisau Karter
-
Gelas Reaksi
-
Pipit Tetes
-
Cawan Petrik
-
Timbangan
-
Penggaris
-
Stopwach
·
Bahan :
-
Kertas
-
Pewarna
-
Kentang
-
Garam
-
Air panas dan air
dingin
F. Cara
Kerja
a.
Difusi
-
sediakan 2 lembar
kertas, kemudian buat garis umpingtor dengan interval 0,5cm sampai 5cm.
kemudian letakkan cawan petrik diatas kertas pas tengah-tengahnya,
-
Cawan petrik diisi
air panas pada cawan pertama dan air dingin pada cawan kedua sebanyak ½ dari
cawan petrik tersebut. Kemudian teteskan pewarna panda kedua cawan yang sudah
berisi air.
-
Kemudian siapkan
stopwatch, hitung penyebaran zat pewarna tersebut dalam waktu satu menit-satu
menit hingga penyebarannya rata.
b.
Osmosis
1.
Percobaan Osmosis Pertama :
-
Ambil cawan petrik
kemudian diisi air biasa dan masukkan setetes pewarna yang sudah disiapkan aduk
hingga rata.
-
Kemudian ambil kentang
kemudian belah dua, kemudian ambil belahan satu buka kulitnya diberi lubang
pada tengahnya seperti lumpang.
-
Setelah itu ambil
garam taruh didalam atas kentang yang telah dilubangi tadi, kemudian kentang
yang berisi garam dimasukkan atau diletakkan diatas cawan petrik yang berisi
larutan pewarna tadi.
-
Kemudian lihat
perubahan yang terjadi setelah di diamkan selama 25 menit.
b. Percobaan Osmosis Kedua:
- Siapkan 2 buah gelas reaksi kemudian
masing-masing diisi dengan air biasa tapi gelas yang satunya diisi garam sedikt
saja.
- Ambil belahan kentang yang sudah dibelah
tadi kemudian potong kecil-kecil seperti dadu 6 buah kemudian dibagi 2 lalu ditimbang.
- Setelah itu masukkan kedalam gelas yang
berisi air biasa dan air garam tersebut.
- Kemudian diamkan selama 15 menit dan lihat
perubaha yang terjadi dengan menggunakan indra peraba kemudian ditimbang lagi
dan lihat perubahan massanya.
G. Hasil
Pengamatan
a.
Pada proses difusi,
setelah melakukan percobaan, saya mendapatkan bahwa penyebaran zat pewarna
trsebut sangat berpengaruh pada suatu suhu, dilihat dari table perbandingan
yang ada laju penyebaran zat pewana lebih cepat pada suhu tinggi dari pada laju
penyebaran pada suhu rendah. Proses osmosis berpengaruh besar pada proses
difusi.
Table
perbandingan
Air Dingin
|
NO
|
Waktu ( menit)
|
Jarak (cm)
|
|
1
|
1 menit
|
2,5 cm
|
|
2
|
2 menit
|
3,5 cm
|
|
3
|
3 menit
|
4,5 cm
|
|
4
|
4 menit
|
5 cm
|
|
5
|
5 menit
|
5 cm
|
|
6
|
6 menit
|
5,5 cm
|
Air Panas
|
NO
|
Waktu ( menit)
|
Jarak (cm)
|
|
1
|
1 menit
|
2 cm
|
|
2
|
2 menit
|
3 cm
|
|
3
|
3 menit
|
4 cm
|
|
4
|
4 menit
|
4,5 cm
|
|
5
|
5 menit
|
5 cm
|
|
6
|
6 menit
|
5,5 cm
|
a.
Pada proses
percobaan Osmosis pertama dengan menggunakan kentang yang berisi garam yang
diletakkan kedalam cawam petrik yang berisi air dan diberi pewarna, diperoleh
bahwa air menyerap kedalam kentang tersemut karena garam yang ada pada kentang
tersebut mengalami cair itu tandanya air menyerap melalui membran pada kentang
tersebut..
b.
pada proses
percobaan osmosis yang kedua yaitu kentang dimasukkan kedalam air biasa dan air
garam setelah didiamkan selama 25 menit
hasilnya adalah :
c.
Kentang pada air
garam terjadi perubahan yaitu, massanya semakin menurunmassa yang sebelum
dimasukkan kedalam garam adalah 62gr berbah menjadi 57gm setelah dimasukkan
kedalam air garam dam setelah diraba teksturnya menjadi licin, lunak dan lembut
d.
Kentang pada air
garam terjadi perubahan pada teksturnya yaitu menjadi keras karena penyerapan
yang terjadi didalam kentang melalui membrane yang ada pada kentang tersebut
massanya bertambah karena sebelum dimasukkan kedalam air biasa massanya adalah
62gr menjadi 64gr setelah dimasukkan kedalam air biasa.
H. PEMBAHASAN
a.
Suhu sangat
berpengaruh pada proses difusi karena penyebaran tetesan warna yang terjadi
sangat cepat pada air panas dari pada air dingin biasa.
b.
Air yang diberi
warna sangat berpengaruh pada proses osmosis karena garam yang ada berubah
menjadi cair dan encer
c.
Air garam dan air
biasa sangat berpengaruh pada kentang karena pada air garam terjadi perubahan
massanya menjadi berkurang dan setelah diraba permukaannya licin, lunak, dan
lembut. Sedangakan pada air biasa massanya semakin brtambah dan dirabah semakin
berat.
Kesimpulan
Pada percobaan diatas adalah salah satu
contoh proses difusi dan proses osmosisi yang terjadi pada tumbuhan dan hasil percobaa yang telah dilakukan, Pada
proses difusi suhu sangat berpengaruh karena semakin tunggi suhunya maka
semakin cepat waktu yang digunakan untuk proses difusinya. Sedangkan pada
osmosis penyerapan air pada kentang terjadi melalui membran-membran yang ada
disekitar kentang tersebut. Namun pada air garam kentang tidak menyerap air
karena massanya yang berkurang dan pada air yang berisi larutan pewarna kentang
melakukan penyerapan karena garam yamg padat merubah menjad encer atau agak
cair.
DAFTAR PUSTAKA
http://rona-siteworld.blogspot.com/2009/05/difusi-dan-osmosis.html
http://www.scribd.com/doc/47396263/Laporan-Percobaan-Difusi-Osmosis



